EnglishIndonesian
Scroll to top
Minggu, 28 Nov 2021,

Pertama Di Sumbar Vaksinasi Massal Gabungan PTS Kota Bukittinggi Bersama LLDIKTI Wilayah X dan Polresta Kota Bukittinggi

By Admin LLDIKTI Wilayah X 11 Nov 2021, 21:10:43 WIB Berita LLDIKTI
Pertama Di Sumbar Vaksinasi Massal Gabungan PTS Kota Bukittinggi Bersama LLDIKTI Wilayah X dan Polresta Kota Bukittinggi

LLDIKTI Wilayah X bekerja sama dengan Pimpinan PTS di Kota Bukittinggi dan Polresta Kota Bukittinggi akan melaksanakan vaksinasi massal Covid-19, di Lapangan Kantin Bukittinggi, Sabtu (13/11/2021). Kegiatan vaksinasi ini merupakan kegiatan pertama di Sumatera Barat yang diselenggarakan gabungan Perguruan Tinggi Swasta se-Bukittinggi dalam rangka pelaksanaan perkuliahan tatap muka. 

Vaksinasi massal ini ditujukan untuk dosen, tenaga pendidik, dan mahasiswa serta masyarakat umum di Kota Bukittinggi baik yang sudah divaksin tahap pertama maupun bagi yang belum. 

Untuk melakukan pendaftaran, calon peserta vaksin dapat mengakses tautan https://forms.gle/XjQxn4pH5UWwQvBa6 dan membawa fotokopi Kartu Tanda Penduduk saat pelaksanaan vaksin. 

Baca Lainnya :

Afridian Wirahadi Ahmad selaku Rektor Universitas Mohammad Natsir Yarsi Bukittinggi selaku host PTS se Kota Bukittinggi menyatakan, Kegiatan vaksinasi massal ini nantinya akan dihadiri langsung Kapolda Sumbar Inspektur Jenderal Pol Teddy Minahasa Putra, Kapolresta Bukittinggi AKBP. Dody Prawiranegara, dan seluruh Forkopimda Kota Bukittinggi.  Selain itu pada kegiatan tersebut, Kapolresta Bukittinggi menyiapkan hadiah berupa sepeda motor, televisi, sepeda, dan paket sembako bagi peserta vaksin. 

Kepala LLDIKTI Wilayah X mengatakan kegiatan vaksinasi massal ini dilaksanakan dalam rangka persiapan pembelajaran tatap muka di perguruan tinggi tahun akademik 2021/2022 sesuai dengan Surat Edaran Mendikbudristek Nomor 4 Tahun 2021 tentang Penyelengaraan Pembelajaran Tatap Muka serta menindaklanjuti Surat Direktur Rumah Sakit Universitas Andalas Nomor B/3207/UNI6.36/TU/2021 tanggal 3 November 2021 tentang pelaksanaan vaksin massal. 

Berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 03/KB/2021, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, dan Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), disampaikan bahwa pembelajaran di perguruan tinggi mulai semester gasal tahun akademik  2021/2022 diselenggarakan dengan pembelajaran tatap muka terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dan/atau pembelajaran daring. Dalam penyelenggaraannya, perguruan tinggi harus tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan warga kampus (mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan) serta masyarakat sekitarnya. 

Lebih lanjut, Prof. Herri menjelaskan beberapa hal yang perlu dilakukan adalah melaporkan kepada satgas penanganan Covid-19 secara berkala, melakukan tracing dan testing secara berkala. 

Sivitas akademika dan tenaga kependidikan yang melakukan aktivitas di kampus harus dalam keadaan sehat dan sudah mendapatkan vaksinasi. Bagi yang belum divaksin, membuat surat pernyataan yang berisi keterangan bahwa yang bersangkutan belum mendapatkan kuota vaksinasi atau tidak bisa divaksinasi karena alasan tertentu (memiliki komorbid). 

Selain itu, perguruan tinggi melakukan disinfeksi sarana prasarana, pengecekan suhu, menggunakan masker, menghindari penggunaan sarana pembelajaran yang tertutup, menimbulkan kerumunan, dan terjadinya kontak jarak dekat, menyediakan tempat cuci tangan/hand sanitizer, menerapkan jaga jarak minimal 1,5 (satu koma lima) meter antar orang, membatasi penggunaan ruang maksimal 50% (lima puluh persen) kapasitas okupansi ruangan/kelas/laboratorium dan maksimal 25 (dua puluh lima) orang, menerapkan upaya saling peduli, saling menjaga, dan melindungi, menerapkan etika batuk/bersin yang benar, menyediakan ruang isolasi sementara bagi sivitas akademika, dan tenaga kependidikan yang memiliki gejala/kriteria Covid-19, menyiapkan mekanisme penanganan temuan kasus Covid-19 di lingkungan perguruan tinggi (baik bagi yang bersangkutan maupun contact tracing), menyiapkan dukungan tindakan kedaruratan penanganan Covid-19, dan melaporkan kepada satuan gugus tugas penanganan Covid-19 daerah setempat apabila ditemukan kasus Covid-19. 

Dalam hal pemantauan pelaksanaan pembelajaran tatap muka, perguruan tinggi menerapkan standar operasional prosedur protokol kesehatan serta melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala. Perguruan tinggi diharapkan dapat saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam penyelenggaraan pembelajaran campuran selama masa pandemi Covid-19. 

Kegiatan vaksinasi massal gabungan PTS ini merupakan kegiatan pertama kolaborasi PTS di sumatera barat dibawah LLDikti Wilayah X dengan host penyelenggara Universitas Mohammad Natsir Yarsi Bukittinggi serta bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bukittinggi, Polresta Bukittinggi dan Rumah Sakit Universitas Andalas. 

Rumah sakit Islam Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi dan Universitas Mohammad Natsir juga akan menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis diantaranya pemeriksaan gula darah dan konsultasi gizi dengan dokter spesialis nantinya di saat kegiatan berlangsung. (*)




Tulis Komentar di Facebook

Kirim Komentar dari account Facebook

Lihat Komentar

Tulis Komentar Anda