EnglishIndonesian
Scroll to top
Minggu, 28 Nov 2021,

Salman M. Noer Guru Besar Ketiga Universitas Ekasakti

By admin@ict 19 Okt 2021, 15:37:28 WIB Berita LLDIKTI
Salman M. Noer Guru Besar Ketiga Universitas Ekasakti

Kepala LLDIKTI Wilayah X Prof. Dr. Herri, MBA menyerahkan SK kenaikan jabatan akademik kepada dosen PNS dpk Universitas Ekasakti Dr. Salman M. Noer, M.Pd di ruang sidang gedung utama LLDIKTI Wilayah X, Senin (18/10/2021).

Prof. Herri menyebutkan berdasarkan Keputusan Mendikbudristek Nomor: 65210/MPK.A/KP.05.01/2021 tanggal 23 September 2021 tentang kenaikan jabatan akademik/fungsional dosen disebutkan bahwa terhitung mulai tanggal 1 September 2021 Dr. Salman M. Noer, M.Pd dinaikkan jabatan akademiknya menjadi Profesor/Guru Besar dalam bidang ilmu manajemen pendidikan.

“Selamat kepada Prof. Dr. Salman M. Noer, M.Pd dan Universitas Ekasakti yang sudah berhasil mencapai puncak karir sebagai dosen. Jadikan ini titik untuk terus berkarya baik dalam bentuk buku, karya ilmiah sebagai kewajiban seorang guru besar dalam menyampaikan pikirannya kepada masyarakat. Semoga ini menjadi motivasi bagi dosen di Universitas Ekasakti serta dosen PTS di lingkungan LLDIKTI Wilayah X dan terus menghasilkan SDM yang tangguh,” kata Prof. Herri.

Baca Lainnya :

Prof. Dr. Salman M. Noer, M.Pd merupakan guru besar yang ke-28 di LLDIKTI Wilayah X dan yang ketiga di Universitas Ekasakti. (alm) Prof Dr.H. Andi Mustari Pide, SH merupakan guru besar pertama dan Prof. Dr. Dra. Darmini Roza, SH, M.Hum guru besar yang kedua.

Prof. Herri percaya dengan adanya dosen dengan jabatan akademik guru besar akan meningkatkan kinerja perguruan tinggi. Hal ini bisa dimanfaatkan dengan membangun kerja sama dengan perguruan tinggi lain serta melakukan kolaborasi riset.

Selain kinerja di bidang tridharma perguruan tinggi, Prof. Herri berpesan agar guru besar juga diharapkan melakukan pengkaderan serta terus membina dosen muda untuk meningkatkan jabatan akademik sampai ke jenjang guru besar.

“Jadilah mentor di kampus yang akan membantu dosen yang sudah berkualifikasi doktor untuk menjadi guru besar. Jadilah referensi bagi dosen lain. Tunjukkan kapasitas sebagai guru besar bahwa kita layak menjadi panutan dan menjadi motivasi bagi dosen lain. Teruslah berkarya serta fokus pada bidang kita agar semakin ahli di bidangnya,” kata Prof. Herri.

Prof. Herri mengatakan kenaikan jabatan akademik ini jangan menjadi titik akhir. Jadikan ini sebagai titik awal untuk terus produktif. Tentunya, pengalaman menjalani tridharma perguruan tinggi menimbulkan kepercayaan diri yang tinggi untuk berkarya dan menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat. (*)




Tulis Komentar di Facebook

Kirim Komentar dari account Facebook

Lihat Komentar

Tulis Komentar Anda