EnglishIndonesian
Scroll to top
Minggu, 19 Sep 2021,

Serahkan 3 SK Izin Prodi, Kepala LLDIKTI Wilayah X Ajak Pimpinan PT Berkolaborasi Tingkatkan Mutu

By Admin LLDIKTI Wilayah X 15 Jul 2021, 09:19:00 WIB Berita LLDIKTI
Serahkan 3 SK Izin Prodi, Kepala LLDIKTI Wilayah X Ajak Pimpinan PT Berkolaborasi Tingkatkan Mutu

Kepala LLDIKTI Wilayah X Prof. Dr. Herri, MBA didampingi Sekretaris Lembaga Yandri. A, SH, MH menyerahkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang izin pembukaan program studi di Institut Seni Indonesia Padangpanjang dan Universitas Riau di ruang sidang lantai 2, Selasa (13/7/2021).

Penyerahan SK tersebut dilakukan secara daring mengingat saat ini sedang diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Padang dan beberapa daerah lainnya akibat meningkatnya jumlah kasus penyebaran Covid-19.

Kepala Lembaga mengatakan ISI Padangpanjang mendapatkan Izin Pembukaan Program Studi Desain Produk Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Seni Program Magister berdasarkan SK Mendikbud Nomor 238/E/O/2021 tanggal 7 Juni 2021.

Baca Lainnya :

Selanjutnya, Universitas Riau memperoleh SK Mendikbud Nomor 240/E/O/2021 tanggal 7 Juni 2021 tentang Izin Pembukaan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Program Magister.

“Selamat atas amanah dan kepercayaan yang diberikan Kemdikbudristek untuk menyelenggarakan prodi baru sehingga memperluas akses masyarakat mendapatkan Pendidikan tinggi,” ucap Prof. Herri.

Dalam sambutannya, Kepala Lembaga mengajak Rektor ISI Padangpanjang Prof. Dr. Novesar Jamarun, M.S. dan Rektor Universitas Riau Prof. Dr. Aras Mulyadi, M.Sc serta pimpinan PTS untuk bekerja sama serta berkolaborasi dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia di lingkungan LLDIKTI Wilayah X.

“LLDIKTI Wilayah X siap bekerja sama dengan ISI Padangpanjang dan Universitas Riau dalam berbagai hal dalam rangka peningkatan mutu sdm dan penyelenggaraan pendidikan tinggi. Tidak perlu menunggu perguruan tinggi luar negeri. Di wilayah X ada Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang yang bisa kita ajak berkolaborasi. Soal mutu, PTS pun juga tidak kalah. Ada prodi unik dan langka yang tidak dimiliki PTN,” ungkap Prof. Herri.

Kepala Lembaga menambahkan saat ini UNRI juga merupakan penyelenggara AA Pekerti selain Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang yang ditujuk Kemdikbudristek. Sebuah peluang besar bagi dosen di lingkungan LLDIKTI Wilayah X untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme melalui pelatihan AA Pekerti.

Sementara itu, Rektor Prof. Dr. Novesar Jamarun mengucapkan terima kasih atas layanan dan merekomendasikan prodi baru di ISI Padangpanjang ke Kemdikbudristek.

“Layanan rekomendasi penambahan prodi baru di LLDIKTI Wilayah X sangat cepat. Sama saat ISI Padangpanjang mengurus rekomendasi prodi Humanitas. Tidak ada kendala dalam pengurusan,” kata Prof. Novesar.

Senada dengan Prof. Novesar, Rektor Universitas Riau Prof. Aras Mulyadi menyampaikan apresiasinya atas layanan LLDIKTI Wilayah X.

“Komunikasi yang baik dan berbagai kemudahan dalam layanan LLDIKTI Wilayah X membuat urusan menjadi sangat lancar,” ucap Prof. Aras.

Pada kesempatan tersebut, Rektor UNRI menyambut baik usulan Kepala Lembaga tentang penyelenggaraan bersama pelatihan AA Pekerti.

“UNRI siap menyelenggarakan pelatihan AA Pekerti bagi dosen di lingkungan LLDIKTI Wilayah X. Nanti kami akan berkoordinasi dan menginformasikan pelaksanaannya melalui LLDIKTI Wilayah X,” tutup Prof. Aras.

Di akhir kegiatan, Sekretaris Lembaga Yandri. A, SH, MH mengatakan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, LLDIKTI Wilayah X melayani dan memfasilitasi perguruan tinggi (PTN dan PTS) untuk rekomendasi izin pembukaan program studi baru.

“Tidak hanya melayani PTS, LLDIKTI Wilayah X juga memberikan layanan pemberian rekomendasi izin penambahan prodi baru bagi PTN. Itulah mengapa LLDIKTI Wilayah X menyerahkan SK tersebut sebagai perpanjangan tangan dari Kemdikbudristek. Selain itu, kegiatan ini menjadi kesempatan bersilaturrahmi, berdiskusi, dan kesempatan yang baik untuk saling berkontribusi meningkatkan kualitas sumber daya perguruan tinggi,” tutup Yandri. (*)

 




Tulis Komentar di Facebook

Kirim Komentar dari account Facebook

Lihat Komentar

Tulis Komentar Anda