EnglishIndonesian
Scroll to top
Minggu, 19 Sep 2021,

Tiga PTS Jadi Universitas, Unisbar Satu-Satunya di Pariaman

By Admin LLDIKTI Wilayah X 25 Mei 2021, 13:47:29 WIB Berita LLDIKTI
Tiga PTS Jadi Universitas, Unisbar Satu-Satunya di Pariaman

Kepala LLDIKTI Wilayah X Prof. Dr. Herri, MBA didampingi Sekretaris Lembaga Yandri. A, SH, MH menyerahkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang izin penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nan Tongga, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sumatera Barat, dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumatera Barat menjadi Universitas Sumatera Barat di ruang sidang lantai 2, Senin (24/5/2021).

Dalam SK Mendikbud Nomor 160/E/O/2021 tanggal 21 April 2021 disebutkan bahwa Universitas Sumatera Barat yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Sumatera Barat menyelenggarakan 10 program studi, yaitu Profesi Ners Program Profesi, Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi, Kebidanan Program Sarjana, Farmasi Program Sarjana, Ilmu Keperawatan Program Sarjana, Akuntansi Program Sarjana, Manajemen Program Sarjana, Keperawatan Program Diploma Tiga, Kebidanan Program Diploma Tiga, dan Hukum Program Sarjana.

“Selamat atas kepercayaan pemerintah kepada Yayasan Pendidikan Sumatera Barat. LLDIKTI Wilayah X bangga atas keberhasilan penggabungan STIkes Nan Tongga, STIE Sumatera Barat, dan STIKes Sumatera Barat menjadi Universitas Sumatera Barat. Ini merupakan universitas yang ke-34 di lingkungan LLDIKTI Wilayah X. Sebuah universitas di Pariaman yang menjadi kebanggaan kita bersama,” kata Kepala Lembaga.

Baca Lainnya :

Dalam sambutannya, Prof. Herri mengatakan agar Universitas Sumatera Barat memiliki komitmen dan integritas dalam peningkatan sumber daya manusia. Perguruan tinggi yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas, berkarakter unggul, memiliki daya saing serta memberikan kontribusi maksimum dalam kehidupan bermasyarakat.

“Lulusan yang unggul tidak saja cakap di bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik, jujur, terpercaya, dan akhlak yang bagus. Untuk mewujudkannya, ini membutuhkan komitmen dan integritas dari penyelenggara pendidikan tinggi, sebut Kepala Lembaga.

Lebih lanjut Prof, Herri mengingatkan supaya Universitas Sumatera Barat menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah, dunia industri, dan perguruan tinggi lain. Hal ini menjadi modal dasar dalam implementasi kampus merdeka. Programnya bisa dalam bentuk magang, belajar di luar program studi maupun pertukaran mahasiswa. Tujuannya adalah memberikan bekal yang cukup untuk mahasiswa. Nanti, di dunia kerja lulusan tidak hanya tahu dan pandai teori saja, namun juga dilengkapi dengan pengalaman kerja serta budaya kerja yang baik.

Sementara itu, calon rektor Universitas Sumatera Barat Dr. Nurtati menyampaikan terima kasih atas bantuan dan kerja sama LLDIKTI Wilayah X dalam proses penggabungan tiga sekolah tinggi menjadi universitas. Kami sangat mengharapkan kerja sama yang baik terus terjalin dam upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Universitas Sumatera Barat (Unisbar).

“Kami terharu dan bangga atas capaian ini. Awalnya hanya sebatas angan saja. Terima kasih atas dorongan dan kerja sama LLDIKTI Wilayah X. Kami berjanji akan mematuhi semua aturan penyelenggaraan pendidikan tinggi. Kami akan terus berkoordinasi dengan LLDIKTI Wilayah X dalam pengembangan kampus untuk memajukan pendidikan tinggi, khususnya di kota dan Kabupaten Pariaman.” Ucap Nurtati.

Turut hadir pada kesempatan itu, Ketua Yayasan Pendidikan Sumatera Barat dr. Puthi Dwi Untari, Sub Koordinator Kelembagaan Tetri Aida serta staf LLDIKTI Wilayah X. (*)




Tulis Komentar di Facebook

Kirim Komentar dari account Facebook

Lihat Komentar

Tulis Komentar Anda